PR masa depan akan tergantung kepada keterampilan memanfaatkan Web 2.0.
Model komunikasi horizontal seperti terlihat pada facebook, friendster, flickr, blog dan pemanfaatannya dalam citizen journalism akan menjadi media paling efektif dalam menyampaikan pesan-pesan PR.
Kalau corporate website, portal berita dan beragam situs informasi membuktikan kegunaan Web 1.0, maka komunikasi lintas pemakai akan menambah kekuatan PR melalui Web 2.0 yang mengintegrasikan komunikasi warga dengan networking, collective intelligence, long tails.
Dengan cara ini masa depan PR ada pada partisipasi atau gaul dalam masyarakat, bukan pada pitching. Dikatakan oleh Steve Rubel:
‘the PR community must step out in front of the curtain, become a bit more technically adept and participate transparently as individuals in online communities. We will have to openly collaborate and add value to the network and help the companies we represent do exactly the same.’
Selengkapnya >> klik disini






